running text

*** “Sebaik-baik manusia adalah orang yang selalu memberi manfaat kepada manusia lain.” (HR Muttafaqun Alaih) ***
Tampilkan postingan dengan label Broadcasting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Broadcasting. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Januari 2012

Desain Logo Broadcasting



Desain logo konsentrasi Broadcasting yang dibuat sebagai tugas mata kuliah Desain Grafis,

Tema dasarnya adalah Words logo, dimana apabila diamati maka gambar daun di kiri menggambarkan huruf B (terbalik) dan huruf R yg membentuk akronim dari Broadcasting.

Daun berhelai 3 menggambarkan Tri Dharma Perguruan tinggi, dan juga letak Broadcasting sendiri (diantara Art, Sciens, and Religion)

Kenapa daun?? karena daun memberikan banyak filosofi kehidupan seperti KEMANDIRIAN, KEMAMPUAN ADAPTASI, PRODUKTIFITAS, KEANEKARAGAMAN MANFAAT, KESEIMBANGAN, DAN KEINDAHAN.

Warna yang digunakan adalah hijau dan coklat, yang selain karena memang merupakan warna general untuk daun dan batangnya, hijau yang berkesan "sejuk" dapat berarti kesegaran, kealamian, dan pembaharuan (sangat populer di jazirah arab), sedangkan warna coklat yang lebih "netral" dapat berarti kepercayaan, kedewasaan, keseimbangan dan daya tahan

Rabu, 03 Agustus 2011

Tips Bekerja Menjadi Penyiar Radio & Televisi


Seiring dengan maraknya perkembangan dunia penyiaran baik radio maupun televisi di Indonesia saat ini, tidak bisa dipungkiri lagi bahwa dari industri inilah terbukanya kesempatan bagi mereka untuk bisa ikut berkecimpung dalam dunia penyiaran atau yang lebih sering disebut sebagai broadcasting. Hampir disetiap daerah atau provinsi sudah memiliki beberapa stasiun radio dan Televisi lokal, oleh karena itulah peluang untuk bekerja dalam bidang broadcasting khususnya menjadi seorang penyiar menjadi lebih besar.
Kebanyakan beranggapan bahwa akan sulit untuk bisa menjadi seorang penyiar radio maupun televisi. Akan tetapi, asalkan ada kemauan dan keyakinan, maka tidak ada hal yang tidak mungkin. Ada beberapa hal penting yang perlu Anda ketahui jika Anda berencana untuk bekerja sebagai penyiar radio maupun televisi. Berikut tips yang akan membantu Anda:
1. Percaya diri (PD). Percaya diri adalah kunci utama untuk menjadi seorang penyiar. Harus mempunyai keyakinan dan tekad yang tinggi ketika Anda memtuskan untuk menjadi seorang penyiar. karena Anda sudah pasti akan gagal jikalau dari awal saja sudah merasa ragu-ragu, minder, tengsin, dan sebagainya. Percaya diri saja bahwa Anda pasti bisa untuk berbicara dalam studio siaran. Memang sudah pasti akan ada rasa deg-degan ataupun gejala grogi lainnya, tapi bulatkanlah tekad dan yakinkan Anda bahwa Anda pasti bisa melakukannya.
2. Pengetahuan yang luas. Anda salah besar jika beranggapan dengan memiliki suara yang enak didengar dan memiliki fisik yang hampir sempurna (tinggi, putih, cantik/ganteng, dll) merupakan hal yang sangat penting dan diperhatikan oleh pemirsa. Berdasarkan prinsip dasar broadcasting yaitu menyampaikan pesan, berita maupun info ringan, maka sudah dipastikan bahwa seorang penyiar harus memiliki pengetahuan yang luas dalam hal apa pun. Apalah artinya jika seorang penyiar memiliki kesempurnaan pada vokal dan fisik tetapi dangkal pengetahuannya? Oleh karena itu, Anda harus banyak membaca koran, nonton berita di televisi, dan rajin-rajinlahsearching info apa pun yang menarik di Internet untuk dijadikan materi siaran Anda.
3. Memiliki pergaulan yang luas. Perbanyaklah teman dalam kehidupan Anda, karena akan ada banyak info yang akan Anda dapatkan. Anda tidak akan bisa sukses menjadi seorang penyiar apabila lingkup pergaulan Anda hanya seputar rumah ataupun kampus Anda saja. Pergunakanlah media pergaulan online yang sekarang sudah semakin banyak dan ramai dipergunakan oleh kebanyakan orang. Atau bisa juga Anda mendatagi tempat-tempat nongkrong yang sedang diminati oleh kebanyakan orang.
4. Mengenali lebih dalam radio ataupun televisi yang menjadi target Anda. Hal ini menjadi penting, karena apabila Anda tidak mempunyai pengetahuan apa-apa tentang radio ataupun televisi dimana Anda akan menjadi penyiarnya, maka sama saja Anda akan membuat malu radio ataupun televisi tersebut. Diibaratkan penyiar adalah mascot dari radio atau televisi, oleh karena itu jangan permalukan diri Anda ketika ada orang yang bertanya tentang radio atau televisi tempat Anda bekerja. Pelajarilah segala sesuatu yang berhubungan dengan radio dan televisi tersebut.
5. Memahami secara mendalam segmen acara radio ataupun televisi. Dengan Anda memahami secara mendalam segmen acara dari radio ataupun televisi dimana Anda akan menjadi penyiarnya, maka Anda berarti sudah mengerti tentang audience/listener: kriteria usia, gender/jenis kelamin, pekerjaan dari audience/listener, program acara apa yang diminati dan yang mereka butuhkan, dan sebagainya. Dengan memahami semuanya maka Anda akan menjadi penyiar yang handal.
6. Mampu bekerjasama yang baik dalam tim. Kualitas dari program acara yang akan Anda bawakan akan ditentukan oleh solidnya Anda dengan tim Anda. Oleh karena itu, Anda harus bisa bekerja sama dengan tim Anda. Anda bisa menganggap tim Anda sebagai keluarga. Karena bagaimana pun juga Anda akan saling berhubungan dan berinteraksi lebih banyak dengan tim (maksudnya Anda akan membutuhkan bantuan scriptwriter, teknisi, produser, dll).
7. Be Yourself. Don’t try and be someone you are not. Be yourself atau originalitas merupakan point yang banyak dicari dan dibutuhkan dalam industri radio atau televisi khususnya untuk menjadi seorang penyiar. Jadilah diri sendiri, jangan meniru gaya penyiar yang sudah ada. Temukanlah gaya Anda sendiri, karena semakin Anda berbeda maka Anda semakin mempunyai nilai lebih. Keaslian gaya Anda bisa dilihat dari gaya bicara, penyampaian pesan/adlibs iklan, gaya Anda duduk, penampilan Anda, dan lain-lainnya. Jika memungkinkan, jadikan originalitas diri Anda sebagai trendsetter bagi audience/listener.

Kemampuan dasar yang harus dimiliki Broadcaster / Newscaster


1. Kemampuan vokal:
  • memiliki kualitas vokal yang bagus, bulat dan tidak pecah
  • memiliki artikulasi yang jelas
  • bisa berekspresi melalui suara
  • bisa memainkan intonasi suara
  • bisa mengatur kecepatan bicara
  • cukup memiliki kemampuan verbal
2. Kemampuan personal:
  • suka bicara dan bisa menjadi pendengar yang baik jika berhadapan dengan narasumber / saat melakukan wawancara
  • memiliki spontanitas yang baik
  • memiliki kepekaan terhadap situasi
  • mampu menjaga emosi, terutama pada saat siaran
  • percaya diri saat berbicara / siaran
  • memiliki rasa ingin tahu
  • bisa berkonsentrasi
  • memiliki sense of humor
Point-point ini bisa kita temukan di awal seleksi melalui wawancara dan mendengarkan rekaman calon penyiar. Perlu diperhatikan, kualitas vokal yang baik, suka berbicara dan suka mendengar tidak bisa dilatih. Seseorang yang tidak bisa memiliki kemampuan tersebut sulit menjadi seorang penyiar radio. Sedangkan pelamar yang bisa memenuhi kemampuan dasar, akan lebih mudah untuk dilatih menjadi penyiar yang baik.

Tips Menjadi Penyiar Radio Yang Baik Dan Benar

Penyiar radio merupakan sebuah pekerjaan yang mempunyai nilai seni yang sangat tinggi, karena berbagai skill dapat kita tampilkan disana.Dari mulai skill berbicara sampai skill kepintaran otak yang kita miliki.
Berikut ini adalah beberapa tips menjadi penyiar radio yang profesional.
  1. Jaga vokal agar tetap stabil dari berbagai gangguan seperti serak, atau suara aneh akibat pilek. Dalam hal ini perbanyak konsumsi makanan yang mengandung vitamin c
  2. Posisi pada saat kita siaran juga harus diperhatikan. Usahakan perut tidak berlipat agar suara yang kita hasilkan dapat keluar dengan maksimal tanpa gangguan
  3. suara yang bagus dalam siaran bukan dengan volume yang tinggi tapi dengan kestabilan suara, jadi usahakan perkecil volume suara anda agar tidak gampang kecapean
  4. Usahakan karakter vokal kita ngebass dan soft, karena menurut survey karakter seperti inilah yang paling enak didengar
  5. Jangan mengeluarkan vokal yang monoton, usahakan beri gelombang dan penekanan agar pendengar tidak cepat bosan mendengarkan suara kita
  6. Jangan pernah berpura-pura tertawa pada saat siaran karena akan terdengar garing oleh pendengar. Jika memang lucu barulah anda boleh tertawa
  7. Berbicaralah seakan-akan pendengar ada didepan anda, dalam hal ini ekspresi mimik muka dan gerakan tangan harus dibutuhkan untuk memperbesar penjiwaan
  8. Buatlah suasana semeriah mungkin karena rata-rata orang yang mendengarkan radio berniat untuk mencari hiburan bukan kesedihan kecuali jika anda membuka acara curhat
  9. Lakukan pendengar seperti raja jangan sekali-kali menyinggung perasaan mereka
  10. Perbanyak pengetahuan tentang dunia musik jangan sampai pendengar lebih tahu dari anda
  11. Perbanyak kosa kata pemanis dan penyambung siaran seperti: ”yang pastinya”, ”anyway”, dsb
  12. Siapkan pokok pembicaraan sebelum masuk ke salah satu sesi yang dapat kita gunakan apabila kita mentok dan habis kata-kata
  13. Pilihlah backsound yang sesuai dgn tema siaran anda, agar emosi pendengar dapat lebih klimaks.

SEMOGA BERMANFAAT